Penerimaan Peserta Didik Baru 2014-2015 Sticky

Mar
13

MTsN Malang I sebagai Madrasah Unggulan di Kota Malang dan Nasional membuka kesempatan bagi lulusan SD / MI yang ingin mengembangkan kompetensi diri melalui lembaga madrasah yang unggul dalam bidang IMTAQ dan IPTEK. Penerimaan Peserta Didik Baru merupakan kegiatan rutin yang setiap tahun dilaksanakan oleh MTsN Malang I sebagai bentuk proses kesinambungan dalam pendidikan. Dalam penerimaan siswa baru, MTsN Malang I mempunyai pola sendiri yang efektifitasnya telah teruji.

No Uraian Kegiatan Jalur
Unggulan dan Terpadu Reguler
1. Pendaftaran 17 – 28 Maret 2014 7 – 26  April 2014
2. Tes Psikologi 24 – 29 Maret 2014, Pkl.  07.00 - 16.00 28 – 30 April, 2 & 3 Mei 2014, Pkl. 07.00 - 16.00 wib.
3. Tes Akademik 30 Maret 2014, Pkl. 08.00 – 11.00 28 – 30 April, 2 & 3 Mei 2014, Pkl. 07.00 - 16.00
4. Pengumuman  2 April 2014, Jam 11.30 WIB 17 Mei 2014, Jam 10.00 WIB
5. Pertemuan Wali Murid 2 April 2014, Jam 12.30 WIB Di Aula MTsN I 17 Mei 2014, Jam 11.00 WIB Di Aula MTsN I
6. Daftar Ulang 2 – 5 April 2014 19 – 23 Mei 2014

 

 

 

 

 

 

 

 

Anda dapat mendownload file informasi pendaftaran Disini

Posted By ops read more

“SELAMATKAN PELAJAR INDONESIA”

Apr
01

Erupsi gunung Kelud pada hari Kamis malam (13 Februari 2014) telah banyak menuai air mata manusia yang berempati atas dampak dari bencana tersebut. Ribuan rumah dan fasilitas umum berantakan akibat luapan material gunung Kelud. Berbagai bentuk rasa empati sosial muncul dari banyak pihak dalam bentuk pemberian bantuan kepada para korban. Bantuan berupa material pembangunan rumah, sembako, perlengkapan alat tidur, alat mandi, keperluan untuk bayi dan anak kecil serta masih banyak bentuk bantuan lainnya. Bantuan datang dari semua pihak, mulai dari pejabat pemerintahan, militer, warga sekitar, perusahaan, dinas sosial, dan juga dari lembaga-lembaga pendidikan, termasuk yang dilakukan oleh Madrasah Tsanawiyah Negeri Malang I.

Pasca erupsi kelud pada 13 Februari 2014, kepala MTsN Malang I, yaitu ibu Binti Maqsudah beserta staf menggelar koordinasi persiapan pemberian bantuan kepada para korban bencana dan akhirnya bapak Winarta, S.Pd ditunjuk sebagai koordinator yang kemudian membentuk Tim Bantuan Erupsi Kelud yang berlabel “Matsanewa Berbagi Bledug Kelud, Selamatkan Pelajar Indonesia. Tim langsung bergerak dengan melakukan penggalangan dana dan bantuan dari seluruh Civitas Akademika sebagai wujud kepedulian dan pembelajaran sosial. Dari sebagian dana yang terkumpul digunakan untuk membeli paket alat sekolah berupa tas, buku dan alat-alat tulis untuk diberikan kepada para pelajar dan sebagaian dananya diserahkan langsung dalam bentuk uang kepada para guru pengajar dilokasi korban Kelud, yaitu di SDN Pandansari 04 Kec. Ngantang.

Pada hari Sabtu tanggal 8 Maret 2014, Tim Bantuan untuk Kelud dengan membawa 2 mobil dan 3 sepeda motor kendaraan meluncur ke lokasi bencana. Medan dan jalan yuang rusak berat membuat tim benar-benar berjuang keras untuk sampai dilokasi. Setelah sekitar dua jam perjalanan, sampailah tim dilokasi Posco Bantuan Penanggulangan Bencana. Akan tetapi ternyata perjalanan belum selesai. Dengan jalan yang rusak berat dan semua tertutup oleh abu dan pasir vulkanik, akhirnya barang bantuan harus diturunkan dan dipindah di kendaraan khusus dari para relawan. Setelah perjalanan yang sulit terlewati, sampailah tim di SDN Pandansari 04 Ngantang. Sekolah itu merupakan salah satu korban bencana Kelud sehingga siswa dibuatkan kelas sementara untuk kegiatan pembelajaran. Dengan disambut oleh para dewan guru dan para siswa, tim bersilaturahim dan membaur dengan para guru dan siswa. Dengan diwakili oleh bapak Winarta, bantuan secara simbolik berupa perlengkapan sekolah diserahkan kepada siswa SDN Pandansari 04 Ngantang dan bantuan berupa uang diberikan kepada para guru dan karyawan.

Bencana Kelud telah membuka mata dan pikiran kita semua untuk memahami lagi hikmah dari bencana tersebut. Dalam bencana ada korban, duka, lara, air mata, tetapi disisi lain bencana telah membuka hati orang untuk peduli, mengasihi, berempati, memilikii rasa kebersamaan dan persaudaraan. Semoga para korban diberi ketabahan dan keihklasan, dan kita mantapkan keyakinan bahwa Allah telah merancang dan menyiapkan rencana terbaik untuk kita.

Posted By ops read more

Shofiya Qurrota A’yunin Lulusan Terbaik Di Jawa Timur dan Masuk 5 Besar Nasional

Jun
05

Malang-Shofiya Qurrota A’yunin, gadis kelahiran Karangploso Malang pada 30 April 1999, putri dari pasangan Asmaun Sahlan dan Siti Nur Zaidah adalah siswa kelas 9-J Progam Akselerasi yang telah menorehkan prestasi gemilang bagi MTsN Malang I dan juga bagi provinsi Jawa Timur. Perjuangan gigih dalam belajarnya telah membuat siswa ini meraih peringkat 5 nilai UN tertinggi tingkat nasional. Di kelas Shofiya tergolong anak yang pendiam tetapi sangat tekun dan kritis. Karakter ini sangat didukung oleh lingkungan keluarga yang terdidik dan religius. Rata-rata Shofiya belajar dua jam di rumah, tetapi waktu ini benar-benar dimanfaatkan secara masksimal. Kedisplinan dalam keluarga dan dipadukan dengan displin di madrasah telah memperkuat karakter positif dalam diri Shofiya. Masuknya Shofiya dalam Program Akselerasi MTsN Malang I juga telah melibatkan dirinya dalam persaingan akademik yang ketat, karena kelas akselerasi terdiri dari siswa-siswi unggul dan kompetitif. Selama duduk di kelas akselarasi, Shofiya sendiri hanya dua kali meraih tiga besar, yaitu di kelas VIII. Ia sendiri mengakui bahwa teman-teman di kelasnya sangat pintar-pintar. Perjuangan Shofiya dalam menjawab soal-soal Ujian Nasional telah membawa dirinya meraih peringkat 5 nilai UN tertinggi secara nasional. Ia meraih nilai 39.40 atau nilai rata-rata 9.85, dimana dua mata pelajaran yang menjadi momok seluruh siswa yaitu IPA dan Matematika, dia mendapat nilai sempurna 10, untuk Bahasa Indonesia mendapat nilai 9.60 dan Bahasa Inggris 9.80. Prestasi ini sangat luar biasa karena Shofiya merupakan satu-satunya siswa dari madrasah yang mengukir sejarah karena mampu meraih 5 besar nasional dan merupakan peraih nilai tertinggi di Jawa Timur. Shofiya mengatakan bahwa keberhasilannya juga terbantu oleh program pondok UN yang dilakukan di madrasah. Semua sekolah/madrasah pasti memiliki program dan trik tersendri dalam menyiapkan siswanya menghadapi Ujian Nasional.

MTsN Malang I memiliki langkah dan program yang komplek dalam menyiapkan siswa-siswi menghadapi Ujian Nasional. Setidaknya ada 6 langkah rutin setiap tahun yang dilakukan oleh MTsN Malang I, yaitu dengan mengadakan kegiatan ESQ dengan mengundang pihak profesional dari universitas dengan tujuan meningkatkan kesiapan mental spiritual siswa dalam menghadapi ujian nasional; Kegiatan Tryout, baik tryout yang diselenggarakan mandiri oleh madrasah, Kanwil dan Dikbud untuk memperdalam pemahaman siswa terhadapi materi yang pelajari serta menganalisa dan memetakan kemampuan siswa, sehingga jika ada siswa yang kurang memahami salah satu materi telah bisa diketahui sejak dini; Pembinaan Menuju Ujian Nasional (MUN), dengan penambahan jam belajar mata pelajaran UN agar siswa lebih terbiasa dengan berbagai bentuk soal serta diberikan berbagai model strategi atau cara penyelesaian soal dengan cepat, mudah, dan elegan. Pondok UN, yaitu pembelajaran yang dilakukan mulai jam 07.00 sampai 20.30 dengan pembentukan kelompok kelas berdasarkan hasil pemetaan dimana siswa mendapat fasilitas modul, snack dan makan; Doa dan Dzikir Bersama, dilakukan bersama oleh Civitas Akademika MTsN Malang I, siswa dan orang tua siswa dengan tujuan lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT serta untuk lebih melekatkan ikatan batin antara sekolah dengan orang tua, dan orang tua dengan siswa; serta Kegiatan Belajar Tambahan, yaitu kegiatan yang dilakukan satu hari sebelum ujian nasional, misalnya hari Senin mata pelajaran Bahasa Indonesia, maka pada hari Minggu seluruh siswa mendapat pembelajaran tambahan mengingatkan kembali materi-materi sebelumnya yang telah dipelajari dengan membahas soal-soal Ujian Nasional tahun sebelumnya atau soal-soal yang lain. Dengan prestasi yang diraih oleh Shofiya, pihak madrasah sangat bangga dan mengapresiasi dengan memberi hadiah, salah satunya adalah berupa laptop dan juga uang pembinaan. Pihak madrasah juga memberi hadiah untuk jenis prestasi yang lain, misalnya peraih nilai UAMBN tertinggi, penghafal juz amma terbaik dan Siswa Teladan masing-masing mendapat tablet dan uang pembinaan dari pihak madrasah. MTsN Malang I selalu menganalisa dan mengevaluasi berbagai program yang telah dijalankan, termasuk program menghadapi ujian nasional, dengan tujuan dapat ditemukan kekurangan atau kendala yang dihadapi sehingga ditahun selanjutnya dapat ditentukan program yang lebih tepat untuk meraih prestasi yang semakin sempurna.

 

Posted By ops read more

English Day MTsN Malang 1

Feb
16

Dalam rangka meningkatkan kemampuan dan keterampilan siswa-siswi MTsN Malang 1dalam berbahasa inggris,MTsN Malang 1 bekerjasama dengan EFB (English from basic) pare Kediri melaksanakan berbagai kegiatan yang berkomunikasi menggunakan bahasa inggris diantaranya ; 1. English day yang dilaksanakan pada hari minggu tanggal 10 februari 2013 dengan materi out bond dan game 2. Kursus bahasa inggris yang dilaksanakan setiap hari senin sampai dengan sabtu 3. Praktek bercakap-cakap dengan native speaker of English di bali yang dilaksanakan mulai tanggal 6 sampai dengan 9 mei 2013 4. Dan berbagai kegiatan lain dengan focus bercakap-cakap menggunakan bahasa inggris Dalam pembelajaran ini diharapkan siswa dapat berperan aktif dalam menggunakan bahasa inggris dan memperaktekkannya secara komunikatif mengingat peranan ,esensi fungsi dan kebutuhannya ,hal itu juga merujuk sumber-sumber pengetahuan yang banyak menggunakan bahasa inggris baik secara tulisan atau percakapan maka siswa-siswi MTsN Malang 1 perlu meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam berbahasa inggris secara baik dan benar.

Posted By ops read more

JUARA LISAN DAN TULISAN

Nov
12

MALANG (MTsN Malang I, 9 November 2012). Kebanggaan siswa MTsN Malang I kali ini adalah diraihnya Juara 1 lomba bercerita, Juara 2 dan 3 LKIR tingkat MTs/SLTP se Malang Raya yang digelar dalam rangka memperingati bulan bahasa oleh salah satu sekolah SMK di Kota Malang. “Roti-roti Pak Pan” adalah judul cerita yang disampaikan oleh Fachrina Salamadini kelas 7E. Dengan gayanya yang periang dan luwes didukung isi cerita yang menyentuh telah mengalahkan peserta lain. “Tidak memerlukan waktu yang lama” ujar Rimayanti, S.Pd; Yuyus Rubentien, S.Pd; dan Dra. Emy Widayatsih sebagai guru Bhs. Indonesia dalam membimbing anak ini karena dia sudah memiliki talenta. Kedepan “Dini” panggilan akrabnya berharap bisa berprestasi lagi dan bercerita lebih berkualitas dengan bimbingan guru-guru yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan. Hl lain dari ajang LKIR. Ananda Titi Rusdyati Al Kaswy dan Vindilia Saka Mardha Ihsan Pratama yang meraih Juara 2 tingkat MTs/SLTP se Malang Raya mengambil judul sederhana “Penyedap Rasa Berbahan Dasar Sisik Ikan”. Hal itu didasarkan pada pengamatan bahwa penyedap yang ada di pasar rata-rata mengandung MSG yang akan berpotensi terkena berbagai penyakit apabila dikonsumsi terus-menerus dengan jumlah yang cukup banyak. Sehingga Titi dan Vindi tertarik untuk meneliti dengan bahan lain yang tidak kalah umaniknya yaitu sisik ikan. Hasil uji organoleptik menyatakan bahwa penyedap rasa berbahan dasar sisik ikan memiliki pengaruh terhadap kualitas masakan, kekuatan rasa ikan, dan aroma masakan. Sedangkan Najmi, Titi, dan Latifatun mengambil judul “Menetralisir Makanan Basi menjadi Makanan Siap Konsumsi”. Setelah menelusuri, mempelajari lebih jauh Najmi dkk berhasil menemukan arang aktif dan lengkuas putih adalah senjata paling jitu mengatasi makanan basi dan setelah diuji cobakan pada tikus, ternyata sampai dengan 27 jam tikus tetap hidup tidak menunjukkan perubahan apapun. Ha itulah yang mengantarkan mereka bertiga menyabet juara 3. Memang “para siswa yang tergabung dalam kelompok KIR termasuk siswa yang kreatif, inovatif, dan rasa keingintahuannya tinggi” kata Ibu Laili Chusniyah, S.Pd sebagai pembimbingnya. Dengan bimbingan yang intensif dan kontinyu alhamdulillah MTsN Malang I berhasil meraih kejuaraan lomba karya ilmiah mulai dari tingkat kota, propinsi, dan nasional. (M.Taufik)

Posted By ops read more
Subscribe to www.mtsnmalang1.com RSS